Surakarta, 11-12 September 2026 | Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan tata kelola dan penjaminan mutu sertifikasi kompetensi melalui keikutsertaannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsorsium LSP P1 Perguruan Tinggi Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 11–12 September 2026 di Tower UNS Ki Hadjar Dewantara, Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah. LSP P1 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam kegiatan ini diwakili oleh Ketua UPA LSP, Rizqi Akbarani, S.Pd.I., M.Pd.
Rakernas Konsorsium LSP P1 Perguruan Tinggi Tahun 2026 diikuti oleh perwakilan LSP P1 dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, meliputi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Keagamaan, Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), serta Politeknik. Keikutsertaan LSP UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya institusi untuk memperluas sinergi dan jejaring antarlembaga sertifikasi profesi perguruan tinggi sekaligus memperoleh penguatan wawasan terkait kebijakan, tata kelola, dan sistem penjaminan mutu LSP.
Rangkaian kegiatan Rakernas diawali dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Rektor Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. Agenda dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang mengangkat tema “Kebijakan Strategis Nasional Penguatan Tata Kelola LSP Perguruan Tinggi.” Seminar tersebut menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Kehadiran narasumber dari unsur pemerintah memberikan perspektif strategis mengenai arah kebijakan nasional dalam pengembangan dan penguatan tata kelola LSP di lingkungan perguruan tinggi.
Selain seminar nasional, peserta juga mengikuti Sesi Pleno Panel dan Diskusi Utama bersama sejumlah pemangku kepentingan sertifikasi profesi nasional, yakni Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Syamsi Hari, S.E., M.M.; Komisioner BNSP, Prof. Dr. Amilin; serta Presiden Konsorsium LSP P1 Perguruan Tinggi, Ir. Mukti Ali, Ph.D. Pembahasan dalam sesi tersebut diarahkan pada berbagai isu strategis terkait penyelenggaraan sertifikasi profesi, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kualitas tata kelola LSP Perguruan Tinggi. Rangkaian agenda juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang dimoderatori oleh Sekretaris Jenderal Konsorsium LSP P1, Prof. Dr. Ir. Sri Purwanti. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan berbagai pandangan, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan LSP di masing-masing perguruan tinggi.
Pada sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Konsorsium yang terbagi dalam sejumlah forum, meliputi PTN, PTS, PTKIN/Perguruan Tinggi Keagamaan, Politeknik, serta Muhammadiyah–Aisyiyah. Dalam pembagian forum tersebut, LSP P1 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berpartisipasi pada Bidang II Penjaminan Mutu. Forum penjaminan mutu menjadi salah satu ruang penting untuk melakukan koordinasi, pertukaran pengalaman, serta pembahasan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan sertifikasi profesi di lingkungan perguruan tinggi. Keterlibatan LSP UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo pada bidang tersebut sekaligus menunjukkan komitmen institusi untuk terus mengembangkan budaya mutu dan memastikan penyelenggaraan sertifikasi kompetensi dilaksanakan secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.
Memasuki hari kedua, Sabtu, 12 September 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno Penyampaian Hasil Sidang Konsorsium yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Eka Handayanta. Sidang pleno menjadi forum untuk menyampaikan hasil pembahasan dan koordinasi dari masing-masing bidang dalam sidang konsorsium. Berbagai hasil tersebut selanjutnya disepakati dan disahkan sebagai bagian dari rekomendasi bersama untuk mendukung penguatan tata kelola dan mutu LSP Perguruan Tinggi di Indonesia. Hasil Rakernas diharapkan dapat menjadi landasan bagi penguatan sinergi dan kolaborasi antarlembaga sertifikasi profesi perguruan tinggi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan sertifikasi kompetensi yang kredibel, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja serta perkembangan kompetensi sumber daya manusia.
Bagi LSP P1 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, keikutsertaan dalam Rakernas Konsorsium LSP P1 Perguruan Tinggi Tahun 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring kelembagaan, meningkatkan kapasitas pengelolaan LSP, serta mengimplementasikan berbagai hasil dan rekomendasi forum dalam rangka peningkatan mutu layanan sertifikasi di lingkungan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Melalui partisipasi aktif dalam forum nasional tersebut, LSP UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun ekosistem sertifikasi profesi perguruan tinggi yang bermutu, profesional, kredibel, dan berkelanjutan, selaras dengan arah kebijakan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)dan Konsorsium LSP P1 Perguruan Tinggi.